Pelatihan / Training leadership : Generik vs Customize mana lebih tepat?

Bagaimana memilih Pelatihan / training leadership yang mampu memperkuat identitas dan budaya perusahaan sehingga bernilai kompetitif dalam jangka panjang?, WA 08111913355, 081514894676. Dapatkah modul di customized sehingga kontektual dengan kebutuhan dan tantangan dalam perusahaan?.

 

Kesamaan persepsi tentang leadership

Barangkali pelatihan / training leadership adalah salah satu model pelatihan yang paling banyak ditawarkan, banyak buku tentang leadership dengan author nya yang sekaligus menjadi narasumbernya atau modul dilatihkan kepada calon trainer agar mampu membawakan modul, sebut saja misalnya buku kepemimpinan dari John C Maxwell, Brian Tracy, Antony robbins, Steven Covey atau Robin Sharma dll, masing-masing menawarkan konsep kepemimpinan yang sangat baik, menginspirasi dan banyak yang secara positif dapat diterapkan terlebih lagi bila anda sebagai personal yang membutuhkan referensi kepemimpinan atau sedang mencari inspirasi tentang konsep kepemimpinan yang sesuai bagi diri anda.

Dari Inspirasi konsep kepemimpinan sudah pasti yang anda paling inginkan adalah mewujudkan dalam bentuk perilaku kepemimpinan, dari sekian banyak aliran atau pendekatan kepemimpinan manakah konsep yang paling sesuai bagi perusahaan? bagi anda di level executive pasti berpikir bagaimana memilih konsep pelatihan / training kepemimpinan yang paling tepat yang melahirkan perilaku kepemimpinan ditempat kerja yang mampu memperkuat identitas dan budaya perusahaan sehingga menjadi nilai kompetitif dalam jangka panjang.

Apakah menerapkan konsep pelatihan / training kepemimpinan generik atau berdasar kemasyuran dari penulis buku kepemimpinan mampu membentuk perilaku kepemimpinan dalam perusahaan yang selaras dengan nilai, identitas dan budaya perusahaan yang ingin dibangun? Inilah persoalnya bagaimana memformulasikan secara tepat konsep kepemimpinan yang efektif sebagai formula sukses mencapai tujuan perusahaan dan menjadi kompetitif dalam jangka panjang adalah tantangannya.

Untuk mencapai hal itu mari kita samakan konsep kepemimpinan terlebih dahulu, selanjutnya terserah anda memilih model pelatihan / training kepemimpinan yang sesuai dengan konteks dan tantangan dalam perusahaan, dibawah ini ada beberapa referensi konsep kepemimpinan yang bisa dijadikan dasar referensi :

 

pelatihan-training-kepemimpinan

pelatihan-training-kepemimpinan

 

Apakah esensi dari kepemimpinan ?

Jawaban atas pertanyaan ini barangkali muncul dari berbagai ribuan definisi tentang kepemimpinan yang sampai kini masih terus berevolusi namun kepemimpinan dalam konteks business misalnya dari Business Dictionary, menyebutkan : ..”Aktifitas memimpin sejumlah orang atau organisasi, dengan memastikan adanya visi atau tujuan yang jelas, berbagi visi dan menginsipirasi agar orang lain mengikuti dengan sukarela….” dari petikan difinisi itu esensi kepemimpinan adalah mencapai tujuan dengan menggerakan orang lain untuk mau mengeluarkan seluruh potensi diri yang terbaik secara iklas demi sebuah tujuan bersama.

Kerangka konsep kepemimpinan bertumpu pada tiga hal : pertama adalah Pemimpin sebagai sosok, kedua adanya pengikut dan ketiga adalah konteks tertentu, dengan kerangka ini maka arti kepemimpinan dapat dilihat dari sisi sosok sebagai seorang pemimpin yang ideal seperti  sifat, karakter atau perilaku sebagai pemimpin, bila dilihat dari sisi Pengikut atau follower adalah bagaimana interaksi atau hal apa saja yang perlu dilakukan seorang pemimpin dalam menggerakan follower, bagian ketiga yang justru sering dilupakan dalam pelatihan / training leadership adalah Konteks, pada situasi atau kondisi apa kepemimpinan ini dilakukan ? misalnya dalam konteks business, pencapaian performance, transformasi organisasi, penguatan identitas atau budaya kerja dalam perusahaan.

Secara umum atau secara generik universal kepemimpinan ditandai dengan sosok pemimpin yang memiliki kualitas karakter tertentu seperti, memiliki visi dan kemampuan mengkomunikasikan visi secara jelas, memiliki integritas yang tinggi yang menjadi dasar trust sehingga follower bersedia mengikuti dengan iklas, sikap mental positif artinya dalam kondisi apapun seorang pemimpin harus mampu melihat sisi baik atau kesempatan untuk kemajuan, berpikir solusi bukan problem dan memiliki sikap proaktif atau self starter dan penuh initiatif, dari karakter ini apakah cukup untuk membentuk identitas perusahaan? karena sifatnya yang generik, tentu baik di adopsi sebagai basic kepemimpinan dan diatasnya ditambah perilaku khas perusahaan atau  masing-masing item karakteristic ini diurai menjadi sub-sub perilaku yang khas dalam perusahaan.

pelatihan-training-kepemimpinan

pelatihan-training-kepemimpinan

 

Berbagai pendekatan kepemimpinan

Mengacu pada kerangka kepemimpinan dan karakteristik universal, dari sekian banyaknya konsep, teori atau pendekatan kepemimpinan dalam bisnis pada akhirnya dapat di golongkan menjadi 4 kelompok :

  1. Pendekatan kepemimpinan berdasar sifat atau karakter, pada pelatihan / training kepemimpinan ini dapat di kaitkan dengan Core values dan indikator perilaku, diurai dalam berbagai sub values diatas konsep generik.
  2. Pendekatan kepemimpinan berdasar perilaku, dalam artinya dalam interaksi dengan follower perlu menerapkan berbagai perilaku yang sesuai, misalnya dengan menggunakan Situasional Leadership.
  3. Pendekatan kepemimpinan berdasar transaksional, artinya dalam interaksi dengan follower ada sisi take and give yang di berikan dalam berbagai bentuk reward financial atau non financial sebagai motivator, pendekatan kepemimpinan ini paling cocok diterapkan pada level supervisor yang menjadi ujung tombak manajemen untuk mencapai target bersama tim nya, apa yang didapat oleh anggota team nya bila target tercapai. Transactional leadership sering juga disebut sebagai managerial leadership, melakukan fungsi kepemimpinan untuk mencapai performance melalui supervisi dan organisasi.
  4. Pendekatan kepemimpinan transformational, pada dasarnya adalah kepemimpinan untuk mencapai tujuan yang jauh lebih tinggi sehingga memerlukan berbagai perubahan dalam prosesnya dan membangun kompetensi tertentu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan, pemimpin dan follower bertumbuh dan berkembang bersama, secara teoritis konsep kepemimpinan transformational ini diintroduce pertama kali oleh James V. Downton yang kemudian dikembangkan oleh James MacGregor Burns yang mengemukakan bahwa leader dan follower bersama mengembangkan diri kearah moralitas dan motivasi yang lebih tinggi dan konsep ini pada akhirnya dikembangkan lebih lanjut oleh Bernard M. Bass dengan pendekatan psychological mechanism yang merangkum konsep transformation dan transaksional leadership di formulasikan menjadi 4 I :
    1. Idealized influence : menjadi role model dan menetapkan tujuan yang jelas
    2. Intellectual stimulation : mendorong pengembangan dan pertumbuhan
    3. Inspirational motivation : memacu untuk berani mengejar target yang lebih tinggi
    4. Individualized consideration : melakukan coaching dan empowerment untuk mencapai target

 

Self Leadership model

Pelatihan / training kepemimpinan termasuk dalam kategori kompetensi soft skill dan memerlukan proses pengembangan yang berkesinambungan, fase pembentukan kepemimpinan di mulai dari membangun kemampuan memimpin diri sendiri atau self leadership, fase ini adalah fase yang sangat penting sebelum mampu memimpin tim atau organisasi atau bisnis. Membangun self leadership atau personal effectiveness terdiri dari tiga tahap :

  1. Personal Awareness : kemampuan mengenali seluruh potensi diri, kekuatan dan room for improvement
  2. Personal Mastery : kemampuan untuk mengendalikan emosi dan memilih, memilah dan memutuskan untuk pengarahan diri pada tujuan tertentu atau fokus pada tujuan
  3. Personal power :kemampuan untuk selalu bersikap positif dalam keadaan apapun, mencari alternatif solusi terbaik untuk mencapai tujuan yang ekologis.

Secara sederhana konsep diatas dapat di metaforikan sebagai berikut, tahap pertama adalah awareness ibarat mengendarai mobil, sopir menyadari kondisi mesin, instrumen, dan kelengkapan lain yang penting dan secara sadar bertanggung jawab sebagai sopir yang akan membawa kendaraan. tahap mastery adalah sebagai sopir mampu mengarahkan dan mengendalikan mobil dengan baik untuk mencapai tujuan bukan hanya sekedar ikut arus kendaraan lain di depannya dan tahap yang Personal power ibarat mampu mengendarai mobil disegala situasi, jalan sempit, macet, berkelok, berlubang dan bahkan siap di ajak offroad sekalipun.

 

Berikut adalah model dari pelatihan / training leadership untuk diri sendiri dengan menggunakan teknologi mindpower untuk mengakselerasi proses pembelajaran dalam suasana fun dan mempercepat proses perubahan dan pemberdayaan diri, pelatihan ini minimal membutuhkan dua hari agar peserta mengalami perubahan dan menginstall mindset self leadership yang tepat.

pelatihan-training-leadership

Model ini sudah di trainingkan kepada ribuan peserta diberbagai korporasi dan institusi atau BUMN besar di Indonesia, secara singkat program dibagi menjadi tiga tahap :

  1. Tahap pembentukan Mindset : Mulai dari pemahaman potensi otak kiri dan kanan, bagaimana otak memproses informasi dan mengenali sang “sadar” yang ada dalam diri, siapa penguasa dalam diri yang sesungguhnya, apakah pikiran, hati, nurani atau mungkin roh, siapa sebenarnya yang memerintahkan otak untuk berpikir? siapakah “dia atau self” yang sesungguhnya.
  2. Tahap kemampuan untuk mengendalikan pikiran : bagaimana selalu bersikap positif dalam berbagai kondisi dan situasi apapun, belajar berbagai teknik pengendalian pikiran dan berpikir kreatif, dalam mencapai tujuan semakin anda fokus maka akan semakin banyak hambatan yang muncul, tanpa kemampuan berpikir kreatif ini dapat dipastikan anda hanya menggunakan cara yang sama untuk mencapai tujuan yang berbeda.
  3. Tahap personal awareness dengan konsep four pilar, dibahas ssatu persatu, misalnya bagaimana membuat goal atau tujuan yang greget sehingga tercipta suatu inner motivasi untuk terus fokus pada tujuan, jatuh dan bangkit lagi dengan sumber motivasi dari dalam diri sendiri hingga mencapai tujuan.

Pelatihan / training leadership dengan teknologi Mindpower ini anda dilatih untuk menjadi master bagi diri sendiri, mampu menguasai, mengendalikan dan mengarahkan pada tujuan yang bersifat Ekologis, artinya bermanfaat bagi semua stake holder.

 

Silahkan simak bagaimana pelatihan / training leadership ini kami jalankan dengan metoda Mind power mengoptimasi pintu masuk VAK (Visual Auditory Kinestetik) kombinasi lecture dan diskusi yang interaktif, penugasan dan presentasi kelompok serta simulasi untuk memudahkan materi dipahami, suasana pelatihan cenderung informal (Sersan-Serius tapi santai), lihat foto dibawah ini :

pelatihan-training-leadership

pelatihan-training-leadership

pelatihan-training-leadership

pelatihan-training-leadership

pelatihan-training-leadership

pelatihan-training-leadership

 

Kembali pada judul diatas, pelatihan / training leadership : generik vs customized ? dapat disimpulkan bahwa :

  1. Semua pendekatan kepemimpinan yang ditawarkan adalah baik bila diterapkan pada konteks yang tepat.
  2. Pelatihan kepemimpinan yang bersifat generik sangat tepat terutama bagi personal yang membutuhkan referensi kepemimpinan, biasa ditawarkan secara public training.
  3. Pelatihan kepemimpinan dalam perusahaan yang berorientasi pada perubahan perilaku perlu di pertimbangkan apakah dapat memperkuat identitas dan budaya perusahaan? dengan kata lain modul pelatihan sebaiknya di customized sesuai dengan strategic direction, kondisi, jenis industri dan tantangan riel dalam perusahaan.
  4. Berbagai pendekatan kepemimpinan adalah upaya untuk mempermudah dan meng-customized model kepemimpinan pada konteks yang sesuai.
  5. Self Leadership adalah dasar pembentukan kepemimpinan sebelum mampu memimpin orang lain, tim, organisasi atau bisnis.

 

Silahkan juga simak video clip kami di youtube : Pelatihan / training leadership

 

Artikel tentang Pelatihan Soft skill lainnya dapat anda baca di :

Pelatihan dan pengembangan SDM : Dukdik atau Dikduk ?

Pelatihan Public Speaking dan TOT, mana lebih di butuhkan?

Pelatihan entreprenuer bagi karyawan apakah bermanfaat?

 

Kami melakukan pelatihan / training leadership di seluruh wilayah Indonesia : Medan, Padang, Pekan baru, Jambi, Palembang, Bengkulu, Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, solo, Jogjakarta, Surabaya, Bali, Lombok, Kalimantan, Banjarmasin, Balik papan, Samarinda, Pontianak, Palangkaraya, Sulawesi, Makasar, Gorontalo, Menado, dan Indonesia Timur seperti Ambon, Papua dan NTT, kupang.

 

Selain pelatihan / training leadership kami juga adalah specialist pelatihan Soft skill dengan modul yang selalu kami customized dan di kemas dengan teknologi mindpower dan di bawakan oleh master trainer soft skill yang berlatar belakang top executive profesional dan sekaligus akademisi, berikut adalah contoh modul pelatihan soft skill : Pelatihan Communication Skill, Pelatihan komunikasi Asertif, Pelatihan Presentation Skill, Pelatihan customer Service, Pelatihan entrepreneur, Pelatihan pelayanan pelanggan, Pelatihan Public Speaking, Pelatihan TOT, Pelatihan masa persiapan pensiun, Pelatihan Interpersonal Skill, Pelatihan / training kepemimpinan.

 

Hubungi customer service di hot line : 08111.91.3355 atau 0815.1489.4676, gratis konsultasi program.